Malam selasa, dimana seharusnya aku belajar untuk ujian Riset Operasi besok.

Riset Operasi.Mata kuliah yang menarik sebenarnya. Kalau dilihat-liahat sih seperti pengembangan dari ilmu Statistik dan Akuntansi Manajemen. Di dalamnya dibahas tentang berapa banyak produk yang harus di produksi untuk memaksimalkan keuntungan, bagaimana supaya biaya jadi seminimum mungkin, berapa orang karyawan yang seharusnya di pekerjakan agar efisien, berapa kali ganti shift kah para karyawan tersebut agar efektif, bagaimana megelola distribusi produk kita, juga bisa juga mungkin dari supplier mana seharusnya kita membeli bahan baku agar biaya minimum, ada lagi menegenai cara bagaimana seharusnya menempatkan para kasir, berapa banyak, atau berapa seharusnya yang kita buat untuk toko kita agar tidak terjadi antrian yang terlalau panjang dan lama, atau para pelanggan kita jadi berdesakan-desakan saat masuk toko. bagi diriku yang punya keinginan untuk mendirikan bisnis sendiri, tentu ini pelajaran yang sangat menarik dan bermanfaat. tapi masalahnya, kenapa aku tidak memanfaatkan mata kuliah ini?

mari lihat dulu kebelakang, kenapa aku jadi tidak terlalu tertarik dengan mata kuliah ini, disaat seharusnya mata kuliah ini menjadi salah satu mata kuliah favorit ku. yeah, aku tidak bercanda, mata kuliah ini bisa saja menjadi mata kuliah favoritku.

awal semester IV ini, dimulai dengan jadwal yang kacau. kelas yang salah, masa aku di tempatkan di antara orang-orang yang tidak aku kenal coba? atau di mata kulaih lain, aku di tempatkan di kelas para senior da cuma ada 7 orang mahasiswa seangkatanku.. hallo, it's not a big problem at all, if your's seniors were the friendly person. but actually they weren't. jadi begitulah, dimulai dengan semester yang kacau. setelah 2 minggu, jadwalnya mulai berjalan. tapi tidak untuk mata kuiah yang satu ini, RO.

aku lupa minggu keberapa kuliah pertemuan pertama kami, tapi yang pasti lebih telat daripada yangh lain yang jelas-jelas sudah telat dari jadwal. lalu mata kuliah ini tidak rutin satu kali seminggu seperti seharusnya, tapi coba tebak, mata kuliah ini pertemuannya suka-suka. kapan ada waktu kiata kuliah, tapi kalau tidak ada waktu, ya kita gak kuliah aja, gitu aja kok repot.. hahahaha.. Yap yap yap. ternyata karena ini, ini salah satu alasannya, kenapa mata kuliah ini gagal menjadi salah satu mata kulaih favoritku.


udah lama gak buka blog ini. niat awal bikin blog ini supaya aku bisa rajin menulis. eh ternyata masih belum terwujud. tapi sudahlah, how could we change the past? we just can try to change the future, right? so, mudah-mudahan habis ini bisa lebih sering nulis lagi. mumpung sebentar lagi juga liburan kan. hohoho...

sebelum mulai nulis, cari tips-tipsnya dulu donk, biar apa yang mau kita tulis bisa tersampaikan dengan tepat. jadi dari hasil googling ternyata sederhana banget kok gimana caranya supaya tulisan kita itu baik dan benar. rahasianya, ternyata gak beda sama yang guru bahasa Indonesia kita bilang dari dulu, rumus pamungkas para penulis: 5W1H.

Cuma buat ngerefresh ingatan kita tentang rumus ini sih, mari bahas dulu yuk apa itu 5W1H.

WHAT adalah apa yang akan kita tulis. Tema apa yang ingin kita ungkapkan. Hal apa yang ingin kita tuangkan dalam tulisan. What ini bisa apa saja. Bisa soal “Lumpur Lapindo yang tidak selesai-selesai”, “Situs porno diharamkan dan akan diblokir Pemerintah”, “Bagaimana bisa menjadi kaya, sukses sekaligus mulia?” atau topik yang sedang hot di dunia gosip: “Apakah anak kandung Mayangsari juga anak kandung Bambang Tri?”.

What yang kita tentukan ini akan menjadi dasar untuk 4W lainnya. Mari kita ambil topik mengenai Mayangsari saja. Mumpung masih hangat.

WHO adalah siapa tokoh yang menjadi tokoh utama di WHAT. Dalam studi kasus ini, who-nya minimal bisa tiga tokoh: Mayangsari, Bambang Trihatmodjo, dan sang anak yang baru berusia dua tahun: Khirani Siti Hartina Trihatmodjo. Yang pertama dan kedua sudah amat terkenal. Sosok mereka sudah tertulis di mana-mana.

Meski Who is Mayangsari sudah banyak yang tahu, masih banyak sisi lain yang menarik untuk dieksplorasi. Bahkan kebungkamannya mengenai tes DNA anaknya, menjadikan sosoknya makin layak tulis, sampai-sampai bagaimana ia merayakan ulang tahun anaknya secara diam-diam dan bagaimana ia menjenguk ibunya di rumah sakit dijadikan bahan pemberitaan. Suasananya hati Mayangsari digali dengan baik sehingga makin menegaskan sosoknya dalam menghadapi isu anak kandungnya.

Buat kita, yang tidak perlu jadi wartawan untuk bisa menulis sebaik mereka, Whoharus menjadi bagian yang berkaitan dengan What. Kalau kita ketemu Who yang tidak dikenal target pembaca kita, maka kita harus mengupasnya dengan baik sehingga jelas keterkaitannya dengan What.

WHEN adalah waktu kejadian WHAT. Ini yang sering diabaikan oleh banyak penulis pemula. Kapan kejadiannya akan memberi tambahan informasi dan imajinasi pembacanya.

WHERE adalah tempat kejadian WHAT. Meski kelihatannya sepele, tempat kejadian ini punya makna. Ketika Jose Mourinho berkunjung ke Milan tiga hari lalu misalnya, segera merebak isu ia mau pindah ke Inter Milan. Coba kalau ia perginya ke Bali, kemungkinan besar tak akan ada isu itu.

WHY adalah mengapa terjadi WHAT. Ini yang paling menarik karena bisa dikupas dari berbagai sudut. “Permintaan tes DNA keluarga mantan presiden Soeharto terhadap anak Mayangsari” bisa dikupas dari sisi hukum, keluarga maupun pribadi. Bahkan kalau mau diseret jauh hingga ke dunia mistis, misalnya minta diteropong oleh ahli nujum.

HOW adalah bagaimana WHAT terjadi, bagaimana prosesnya, lika-likunya, dan sejenisnya.


Tapi kalau meneurut saya pribadi yang malas nulis ini, yang paling penting itu adalah kalau mau nulis, tulis aja langsung. jangan terlalu dipikirkan apa yang ingin kita tulis. tapi tulislah apa yang kita pikirkan.


selamat menulis semuanya. :)


felani, 20juni2010



ref: http://sudutpandang.com/2008/03/menulis-itu-gampang-rumus-5w-1h/



sayang sungguh sayang memang

Sayang sekali waktu tidak dapat diputar kembali
Sayang sekali sungguh sayang memang
Lalai pun disesali
Tapi sayang tak dapat diubah
Jika terus disesali sesal baru pun akan datang
Sayang yang tlah lalu tak dapat diubah
Jangan harap bisa memutar waktu lagi
Bangunlah sana ubah yang akan datang.
10 mei 2010,felani

pernah aku bertanya

Pernah aku bertanya “Apakah jodoh itu bisa kita usahakan?”
Dia jawab aku dengan satu ayat al-quran “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kamu sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”(Q.S 13:11)
maka mau kah kita berusaha?
4 mei 2010,felani

ENAM KEKUATAN PRIBADI KESUKSESAN


 1. Kekuatan Melepaskan 
“ Kemajuan tidak mungkin dicapai tanpa ada perubahan, dan mereka yang tidak bisa mengubah pikiran, mereka tidak dapat mengubah apapun “ ( George Bernard Shaw )
2. Kekuatan Kesadaran
  “ Kesadaran adalah elemen kreatif dalam semesta. Tanpa itu, tidak ada sesuatu pun yang akan muncul ” ( Fred Alam Wolf, Ph.D. Kunci penciptaan kesadaran ditemukan dalam presepsi Anda- apa yang Anda rasakan tentang diri sendiri dari realitas Anda, dan bagaimana hal tersebut memengaruhi perasaan Anda. 
3. Kekuatan Energi
” Dunia ini ibarat cermin. Setiap orang mendapatkan kembali pantulan wajahnya”
( William Makepeace Thackeray )
4. Kekuatan Niat
” Pusatkan pikiran Anda kepada apa yang hendak Anda ciptakan. Tetaplah mencocokkan dengan medan niat secara konsisten, lantas perhatikanlah tanda-tanda bahwa apa yang Anda kumpulkan dari sumber Yang Maha Kreatif sedang menghampiri Anda.” ( Dr. Wayne W. Dyer ) 
5. Kekuatan Pilihan
 ” Anda bebas memilih, tetapi pilihan yang Anda buat hari ini akan Anda miliki, menjadi apa Anda , dan apa yang Anda akan lakukan  esok hari dalam hidup Anda.”
( Zig Ziglar ).
6. Kekuatan Cinta 
” Cinta adalah ramuan dasar untuk mencapai sukses. Tanpa cinta, hidup Anda akan hampa. Dengan cinta, hidup Anda bergetar dengan kehangatan dan kepuasan.” ( Glenn Van Ekeren ).

Ungkapan Hati 17 Februari

Bingung….

Mungkin itulah kata yang bisa ku ucapkan ketika saat ini aku berada di depan komputer. Tidak tahu apa yang mau dilakukan.

Ya Allah, aku ingin sekali menjadi seorang penulis yang bisa menghasilkan karya-karya. Karya yang bisa menginspirasi orang-orang. Akan tetapi, Ya Allah otakku terasa buntu, mulutku kelu, dan jari-jemariku kebingungan untuk menuliskan ide yang ada.

Apakah ini dikarenakan belum pantasnya aku untuk menjadi itu semua ?

Akan tetapi aku sendiri yakin terhadap diriku sendiri bahwa aku bisa. Bantulah hambamu ini Ya Allah. Aku membutuhkan inspirasi dan semangat darimu. Setidak-tidaknya ada satu karya yang bisa kupersembahkan bagi orang-orang disekelilingku.
Ya Allah kuakui betap berat untuk menulis. Betapa berat untuk menuangkan ide-ide yang ada menjadi sebuah bentuk tulisan. Kuakui lagi bahwa aku sebelumnya bukanlah seorang kutu buku yang telah banyak membaca buku.

Kuakui lagi ya Allah betapa pemalasnya diriku. Tetapi Ya Allah, saat ini aku ingin berubah Ya Allah. Aku ingin menjadi lebih baik lagi. Aku ingin serba tahu, aku bisa menuangkan ide-ide ke dalam bentuk tulisan. Ku mohon ya Allah bantulah hambamu ini. Mudahkanlah hambamu untuk berfikir. Jangan engkau kungkung pikiranku untuk menuangkan ide-ide. Ya Allah bantulah hambamu ini.

diazbonny


Kamis, 25 February 2010, 7.06 AM

Lingkungan Pemasaran

Lingkungan pemasaran ( marketing environment) merupakan para pelaku dan kekuatan-kekuatan di luar perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan memelihara transaksi- transaksi dengan pelanggan sasarannya. Lingkungan pemasaran dapat berupa kesempatan atau pun ancaman.

lingkungan pemasaran di bentuk oleh lingkungan mikro dan lingkungan makro. lingkungan mikro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya dalam melayani pelanggan, pemasok, perusahaan jalur pemasaran, pesaing, dam masyarakat. lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi lingkungan mikro, yaitu kekuatan demografis, ekonomi, alam, teknologi, polotik dan budaya.

Baca, Baca, Kenapa Tak Juga Kau Baca?


Baca adalah satu kata kerja yang sederhana namun sarat manfaat. Sebuah kata mutiara lama ”membaca adalah jendela dunia” saya rasa masih berlaku sampai sekarang. Iya serius,, bahkan di zaman computer dan facebook seperti sekarang. Membaca tetap menjadi kunci untuk mengenal dunia.
Saya tulis ini, karena saya punya pengalaman pribadi dengan kata kerja yang satu ini. Waktu kumpul-kumpul dengan teman-teman kuliah saya, begaol-lah bahasa kitanya. Tiba-tiba pembicaraan masuk ke satu topic yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Tentu, karena tidak nyambung, saya cuma diam, tidak bisa menimpali. Waktu itu saya santai saja, saya pikir, biasalah, tidak tahu satu berita baru. Tapi tidak, ternyata saya Cuma tidak tahu satu berita baru, berita itu terus berlanjut, sambung-menyambung. Dan terus jadi bahan pembicaraan diantara teman-teman saya. Wah, saya pikir, tidak mungkin donk, saya jadi begitu ketingglan berita, bagaimana mungkin?
Lalu pada kesempatan yang lain, waktu itu akan diadakan Ujian Tengah Semester. Saya dan teman-teman saya lagi ngumpul, sambil membicarakan bahan ujian tentu, lalu ada yang nanya tentang satu materi yang tidak saya ketahui. Nah lho, itu materi apa,, emang ada? Terus yang ini apalagi coba, perasaan gak pernah baca? Spontan salah satu teman saya menimpali, makanya lu baca donk bukunya ada kok semua d bukunya. Yap, itulah yang terjadi pada saya. Hanya karna satu kata kerja yang sering saya abaikan itu saya jadi banyak ketinggalan informasi dan juga pelajaran. Baca.
Jadi, saya mulai lah sekarang bersahabat dengan kata membaca itu. Saya pun mulai dengan membaca apakah manfaat membaca itu?
Ini dia, beberapa manfaat membaca ( yang telah saya baca), saya share buat anda, baca ya..
Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni, dalam bukunya, “La Tahzan” mengungkapkan tentang banyaknya manfaat membaca, yaitu di antaranya sebagai berikut:
  1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  2. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan.
  3. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
  4. Dengan sering membaca, orang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  5. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  6. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
  7. Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
  8. Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
  9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
  10. Dengan sering membaca, orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat).
Tidak salah juga wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah membaca, iqra’.
Jika anda belum puas dengan membaca manfaat membaca yang saya share di atas, ini ada lagi satu link tentang pengalaman seorang penulis buku yang saya ambil dari sebuah forum.
Ini link nya gan, cekidot ( haha..) http://forum.dudung.net/index.php?topic=16714.0
Okeee kan.. Mari kita baca, baca, baca mulai dari sekarang.
Ngomong-ngomong, soal baca.baca.baca, buat temen-temen semua yang tinggal di wilayah bandung, khususnya yang kuliah d UNPAD, kalau mau beli buku murah..( haha..) ada nih gan, cek kesini yaaa :
5 April 2010, felani